Senin, 31 Oktober 2016

Konsep Model Sistem dan Permodelan

          Model merupakan suatu penyerdehanaan dari sebuah system dengan cara menjabarkanya lewat sebuah gambar,rumus matematika maupun bentuk fisik lainya dengan tujuan untuk menerangkan sebuah system yang dijalankan tersebut.
Contoh dari model :
  • model pembelajaran merupakan prosedur yang disampaikan secara sistematis untuk mencapai tujuan belajar yang lebih efisien dan efektif
  • model struktur sel merupakan gambar dimana menjelaskan tentang letak bagian-bagian yang terdapat dalam se serta fungsinya
  • model matematika merupakan sebuah kegiatan sehari-hari yang direpresentasikan dengan Bahasa matematika dalam penggambaranya
          Sistem merupakan kumpulan elemen-elemen maupun bagian-bagian yang saling terhubung dan bekerja untuk mencapai tujuan yang sama.Sistem ini bias berjalan tidak hanya dari elemen-elemenya saja akan tetapi bias juga gabungan dari beberapa system bekerja bersama untuk membuat system gabungan yang diinginkan
Sistem menurut beberapa ahli dibagi menjadi beberapa type :
  1. Probabilistic Systems adalah suatu sistem yang jalannya secara tidak pasti. 
  2. Steady State Systems merupakan sistem yang berjalan sesuai dengan asumsi yang ada. 
  3. Closed Systems atau lebih dikenal dengan sistem tertutup, sistem ini berupa siklus yang tertutup. 
  4. Open Systems merupakan sistem yang hasil keluarannya tidak mempengaruhi masukannya. 
  5. Stochastic Systems merupakan sistem yang inputnya bersifat probabilistik. 
  6. Deterministic Systems adalah sebuah sistem yang sudah dapat diketahui. 
  7. Continuous Systems merupakan sistem yang tidak diukur berdasarkan periode waktu. 
  8. Discrete Systems atau yang lebih dikenal sebagai sistem diskrit merupakan sebuah system yang diukur pada periode tertentu.
          Pemodelan merupakan sebuah proses pembangunan dari suatu model sistem yang nyata dengan menggunakan bahasa formal yang telah ditentukan untuk memudahkan orang dalam memahami informasi yang di butuhkan.Pemodelan memiliki karakteristik yaitu, dibuat dalam bentuk grafis dan ada tambahan secara tekstual, dapat diamati dengan pola top-down dan partitioned, memenuhi persyaratan minimal redundancy, dan dapat mempresentasikan tingkah laku sistem dengan cara yang transparan. Selain memiliki karakteristik, pemodelan juga memiliki prinsip, yaitu:
  1. Memilih model apa yang di gunakan, bagaimana masalahnya dan juga solusinya.
  2. Setiap model dapat dinyatakan dalam tingkatan yang berbeda
  3. Model yang terbaik adalah yang berhubungan dengan realitas.
  4. Tidak pernah ada model tunggal yang cukup baik, setiap system yang baik memiliki  serangkaian model kecil yang independen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar